Unjuk rasa dua kelompok mahasiswa yakni PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dan FAM'S (Front Aksi Mahasiswa Sumenep) saat pelantikan anggota DPRD Sumenep di Pendopo Agung, Kamis (21/08/14), sama-sama diwarnai aksi bakar-bakar.
Mahasiswa FAM'S memilih membakar baju yang mereka kenakan, sebagai simbol totalitas mahasiswa untuk mengawal komitmen anggota DPRD yang baru. "Siapapun anggota dewan yang baru ini, kami minta untuk bersikap lebih profesional dan memperjuangkan keentingan rakyat. Kami rela membakar kaos-kaos kami, sebagai bentuk kesungguhan kami mengawal komitmen anggota dewan," kata Andreas Firman, Korlap aksi.
Sebelum membakar kaos, FAM'S berkeliling membentuk lingkaran, meneriakkan yel-yel mengingatkan anggota dewan yang baru dilantik. Tidak hanya itu, mahasiswa juga memainkan gitar sambil bernyanyi lagu Iwan Fals, Wakil Rakyat dan Bongkar.
Sementara unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam PMII nyaris bentrok dengan aparat kepolisian. Situasi memanas ketika para mahasiswa membakar poster-poster dan menendangnya di hadapan aparat kepolisian. Mahasiswa juga memaksa mendekat ke lokasi pelantikan, menerobos 'pagar betis' polisi. Tak urung aksi itu sempat memicu bentrok. Namun tidak berlangsung lama, karena aksi para mahasiswa berhasil diredam.
"Pak polisi, jangan halangi kami. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi rakyat. Kenapa kami diperlakukan seperti ini? Apa pak polisi lebih memihak pada anggota dewan?" teriak Zainollah, salah satu orator.
Puas berorasi di depan gedung GNI, 200 meter dari lokasi pelantikan, para mahasiswa bergeser ke gedung DPRD Sumenep. Di depan gedung wakil rakyat ini, mahasiswa PMII kembali berorasi. Mereka kemudian mengakhiri aksinya dengan melempar belasan telur busuk ke gedung DPRD. (tem/ted)
Portal Berita Madura Terkini
Home »
berita madura
,
beritajatim.com
,
demo
,
maduraexpose.com
,
sumenep
,
unjuk rasa
» PMII Demo Pelantikan Anggota DPRD Sumenep





0 komentar:
Posting Komentar